Senin, 28 November 2016

8 Spesies Hewan Yang Namanya Terinspirasi Film Star Wars

Nama ilmiah mahluk hidup atau tumbuhan umumnya diambil dari bahasa Latin dan memiliki dua bagian. Misalnya Homo sapiens – Homo, menjelaskan genus atau pengelompokan yang mencakup kerabat terdekat. Sementara Sapiens, adalah nama khusus untuk makhluk itu.

Namun dewasa ini para ilmuwan tidak melulu memilih nama formal untuk jenis hewan yang baru ditemukan. Misalnya mencomot nama daerah asal hewan, warna utama atau gerak-geriknya.


Mulai banyak Ilmuwan yang merasa cukup memilih nama utama yang menjelaskan sifat genus secara sesuai kaidah. Sementata saat menentukan nama spesies, banyak ilmuwan yang memilih nama populer. Dan meski proses penamaan spesies harus mengikuti aturan-aturan tertentu, namun masih ada ruang untuk menambahkan sentuhan pribadi.


Dan rupanya pengaruh “Star Wars” tidak hanya merambah pada bidang berbau teknologi futuristik. Film ikonik ini juga menyumbangkan nama karakternya pada beberapa spesies yang baru ditemukan.


Berikut beberapa nama spesies hewan baru dengan nama yang terinspirasi dari film “Star Wars” itu.


Trigonopterus Chewbacca


Karakter Chewbacca atau Wookiee, yang bertubuh tinggi dan berbulu lebat menginspirasi nama serangga Trigonopterus Chewbacca. Ini adalah jenis kumbang terbang yang baru-baru ini ditemukan di New Guinea. Penemuan spesies ini dijelaskan dalam sebuah penelitian yang diterbitkan pada April 2016 dalam jurnal ZooKeys. Sisik padat di kaki dan kepala kumbang ini mengingatkan para ilmuwan pada bulu Chewbacca di film Star Wars, itu yang mendorong pilihan nama oleh para ilmuwan penemunya.

Xenokeryx Amidalae


Bentuk tengkorak kepala jenis keluarga jerapah yang sudah punah ini rupanya mengingatkan para ahli paleontologi pada bentuk hiasan kepala Queen Padmé Amidala, karakter Star Wars yang muncul dalam seri “The Phantom Menace,”. Sehingga muncullah nama Xenokeryx Amidalae. Analisa tetang hewan ini muncul dalam jurnal PLoS ONE pada tahun 2015. Amidalae memiliki dua ossicones (tanduk pendek seperti pada jerapah) dan alis miring yang naik tajam ke arah belakang kepalanya. Sementara puncak kepalanya dibatasi oleh struktur berbentuk T dengan rumbai bulu berwarna emas.

Chewbacca Moth


Pada tahun 2009, ilmuwan juga memberi nama salah satu spesies ngengat dengan nama Chewbaca. Itu karena ukurannya yang “sangat besar dan berbulu seperti karakter Wookiee di Star Wars”, tulis ilmuwan penemu dalam journal Proceedings of the Entomological Society of Washington saat menggambarkan penemuan jenis ngengat baru itu. Selain karena ukuran dan bulunya, nama bergaya Star Wars itu juga muncul dari warnanya. Serangga ini ditemukan di hutan kering di Meksiko Barat, dengan tubuh yang berwarna abu-abu Wockia Chewbacca.

Tetramorium Jedi


Ini adalah spesies semut yang hidup di hutan dataran rendah Madagaskar. Penemuan spesies semut ini dijelaskan pada tahun 2012 dalam jurnal Zootaxa. Salah satu uraian dalam jurnal itu menyebutkan, “Spesies baru ini diberi nama sesuai sosok ksatria fiksi, yang bersifat mulia, bijaksana, juga berperan mewujudkan perdamaian dan keselarasan alam semesta di film ‘Star Wars’ yang diciptakan oleh George Lucas,”.

Aptostichus Sarlacc


Nama “Sarlacc” muncul dari nama karakter predator gurun, makhluk fiksi yang menghuni gurun planet Tatooine dalam film Star Wars. Dan itu menjadi nama belakang jenis Laba-laba yang ditemukan di California ini. Aptostichus Sarlacc pertama kali diperkenalkan dalam jurnal ZooKeys pada tahun 2012 sebagai salah satu dari 33 spesies baru dalam genus Aptostichus. Dari sekian nama spesies yang muncul dalam Jurnal itu, Aptostichus Sarlacc adalah satu-satunya spesies yang memiliki nama yang terinpirasi film “Star Wars”.


Darthvaderum


Pada tahun 1996, temuan yang dipublikasikan oleh Museum Sydney Australia menambahkan genus baru dalam keluarga tungau pohon, dengan spesies baru dari wilayah Australia timur. Tungau ini mendapat nama Darthvaderum. Nama ini dipilih setelah para ilmuwan melihat gambar tungau yang diperbesar, dan terlihat bagian kepala dan mulutnya mirip dengan perwajahan tokoh Darth Vader, Pangeran Kegelapan di Serial Star Wars.

Yoda Purpurata


Para ilmuwan menggambarkan spesies ini sebagai “Yoda Ungu,” atau Yoda Purpurata, sebutan itu muncul pertama kali dalam journal Invertebrate Biology pada tahun 2012. Spesies ini ditemukan di dasar laut Atlantik Utara. Nama ‘Acorn’ untuk jenis cacing ini muncul karena memiliki bagian belakang yang berbentuk biji, dan menyerupai sayap floppy di kedua sisi kepala, dan bagian inilah yang mengingatkan peneliti pada bentuk telinga khas karakter Yoda dalam film Star Wars.

Peckoltia Greedoi


Dengan mata yang menggembung dan kepala datar, penemuan spesies ikan lele Peckoltia greedoi ini pertama kali dijelaskan dalam sebuah penelitian yang diterbitkan dalam Jurnal ZooKeys pada tahun 2015. Dalam studi tersebut, penulis Jonathan Armbruster menulis bahwa spesies itu, “Dinamai dari sosok Greedo dari Rodia, pemburu hadiah yang dibunuh oleh Han Solo di Chalmun Spaceport Cantina di film “Star Wars:. Episode IV – A New Hope”. Sepintas memang terlihat mirip ya

Tidak ada komentar:

Posting Komentar